Sobat efektips Ramadan telah berakhir, akan tetapi bukan berarti kita harus melupakan segala sesuatu tentang Bulan Suci Ramadan. Kamu mungkin sudah terbiasa melakukan beberapa kebiasaan sehat. Akan tetapi untuk kamu yang tidak memperhatikan pola makan sehat, Ramadan tentunya menjadi momen untuk kita dalam melakukan kebiasaan-kebiasaan baik yang tentunya bisa berdampak baik bagi kesehatan jasmani dan rohani.

Meskipun Ramadan telah berakhir, jangan biarkan kebiasaan-kebiasaan baik yang biasa kamu lakukan saat Bulan Ramadan juga berakhir begitu saja.

Berikut ini adalah beberapa kebiasaan yang perlu kamu lakukan usai Ramadan agar kesehatanmu bisa tetap terjaga.

 

1. Sarapan

diet sehat

Sarapan merupakan asupan makanan terpenting ketika akan melakukan aktifitas selama seharian penuh. Bangun lebih awal untuk sahur (semoga) memaksa kamu memilih makanan yang lebih bergizi dan mengenyangkan untuk membantu kamu melaksanakan puasa. Memakan bubur gandum, gandum utuh, dan karbohidrat kompleks merupakan cara terbaik untuk menahan lapar.

Yuk sempatkan untuk mendapat asupan yang baik di pagi hari dengan menyempatkan diri untuk sarapan sebelum memulai aktifitasmu. Orang yang sarapan memiliki kemungkinan lebih kecil untuk makan berlebih maupun memilih makanan tidak sehat di sisa harinya. Jadi, mulai sekarang biasakan untuk sarapan ya sobat efektips.

 

2. Berolahraga

keluarga2

Memang sulit berolahraga saat sedang berpuasa (meski masih ada yang melakukannya), dan bahkan lebih sulit untuk berkeringat sebelum pukul 3 pagi dan setelah 8 malam. Namun tubuh kita butuh olahraga, karena dapat membantu melawan depresi, kegemukan, dan tubuh kendur.

Jika kamu berhenti berolahraga saat Ramadhan kemarin, saatnya kali ini kamu kembali biasakan diri untuk berolahraga secepat mungkin. Mulailah berolahraga dua atau tiga kali setiap pekannya selama 30 menit dan kemudian tingkatkan frekuensinya untuk mendapatkan kesehatan yang optimal.

 

3. Konsumsi kurma sebelum makan

konsumsi kurma

Kita semua tahu nikmatnya rasa kurma setelah seharian berpuasa. Namun tahukah Kamu bahwa memakan buah-buahan seperti ini juga dapat membantu memulai proses pencernaan dan membatasi banyaknya makanan yang kita makan?

Kurma selalu enak sepanjang tahun! So, Ganti kurma dengan variasi buah segar lain untuk vitamin dan mineral lebih ya sobat efektips.

 

4. Makan larut malam

makan

Di beberapa bagian dunia, umat Muslim harus berpuasa hingga pukul 9 malam atau lebih, yang artinya makan larut malam menjadi bagian gaya hidup. Belum lagi cemilan tarawih. Makan larut malam mengganggu sistem pencernaan dan dapat berujung pada makan berlebih, yang tidak baik bagi tubuh.

Karena kini kamu dapat makan tiga kali sehari, kembalilah makan malam lebih cepat. Beri lambung waktu dua jam untuk menurunkan makanan sebelum kamu pergi tidur.

 

5. Makan Bersama

Mailmaster

Entah mengadakan atau mengikuti buka bersama bulan lalu, kebanyakan dari kita setuju bahwa bagian terindah dari makan bersama adalah adanya teman makan dan pembicaraan yang berlangsung. Makan bersama keluarga dan teman adalah cara yang baik untuk berbagi makanan dan kembali terhubung dengan satu sama lain.

Cobalah lebih sering makan bersama dengan keluarga kamu. Mulailah lebih rutin mengundang orang ke rumah untuk makan bersama. Saling mendekatkan diri melalui makanan merupakan bentuk seni klasik yang tidak pernah ketinggalan zaman.

 

6. Minum banyak air

air-putih

Selama berpekan-pekan kita berusaha menjaga hidrasi tubuh sepanjang hari-hari berpuasa yang panas. Minum bergelas-gelas air saat sahur dan berbuka tidak pernah cukup bagi sebagian orang, dan kita perlu menyadari bahwa akan lebih baik jika memilih segelas air putih daripada yang lainnya.

Air tidak hanya menghindarkan tubuh dari dehidrasi, namun juga membuat kulit menjadi cerah, melancarkan pencernaan, dan secara umum merupakan cairan paling sehat yang dapat dikonsumsi. Kini setelah memiliki kesempatan untuk minum seharian, pergunakan dengan baik dan isi terus gelas kamu.

 

7. Rutin Berpuasa

berpuasa

Berhenti makan dan minum merupakan kekhasan Ramadhan. Namun terdapat sunnah untuk berpuasa setidaknya sehari dalam sepekan di luar bulan tersebut. Selain itu berpuasa terbukti menyehatkan loh, ditambah dengan adanya studi kesehatan yang baru-baru ini menunjukkan bahwa berpuasa dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kadar kolesterol. Luar biasa bukan manfaat dari berpuasa?

Cobalah berpuasa pada hari Senin beberapa kali dalam sebulan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan dan spiritual – keuntungan ganda yang dapat kamu raih dengan berpuasa.

 

8. Solat Malam

sholat-tahajud

Bulan Ramadan memang menjadi momen bagi setiap muslim di seluruh dunia supaya bisa mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT. Ketika seseorang melakukan ibadah saat Bulan Suci Ramadan, semua akan berlipat ganda. Termasuk kebiasaan menjalankan Ibadah salat sunah seperti Salat Tahajud. Salat Tahajud diyakini mampu memberi ketenangan dan kedamaian jiwa. Seseorang yang terbiasa bangun untuk sholat di tengah malam pastinya mampu mengontrol emosi.

Salat Tahajud memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh yaitu dapat memperlancar aliran darah ditubuh, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan juga mampu memperbesar rongga paru-paru. Ternyata Gerakan takbiratul ihram yang diikuti dengan bersedekap bisa membuka rongga paru-paru lebih lebar. Hal tersebut diketahui mampu memperlancar aliran udara menuju paru-paru. Kerap kali kita merasakan paru-paru jauh lebih lapang daripada sebelumnya. Nah, hal ini tidak bisa dipungkiri sebagai salah satu olah napas yang sangat baik selain berolahraga.

Selain Salat tahajud dapat mendekatkan diri kita pada Allah SWT, kita juga bisa memperoleh manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Jadi, yuk sempatkan bangun malam untuk melaksanakan salat tahajud.

 

Memang selalu sulit berpisah dengan Ramadan. Namun, bercermin dari kebiasaan baik dan buruk yang kita lakukan dapat membantu kita hidup lebih baik dan lebih sehat. Ingatlah bahwa tubuh kita memiliki hak untuk diperhatikan. Salah satu haknya terpenting sebenarnya sangat sederhana, jadi rawatlah tubuh kita dengan baik. Semoga bermanfaat, salam sehat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>