Sobat efektips, saat menstruasi, pernahkah kamu merasakan keanehan dalam tubuh? Selain emosi yang tidak stabil, tubuh pun menunjukkan gejala-gejala yang berbeda. Tapi jangan keburu panik. Sejumlah gejala aneh yang kita alami saat menstruasi itu sebenarnya normal kok.

Selain lima hal ini, ada empat gejala lain yang biasa dialami wanita saat menstruasi. Dan keempat gejala ini pun terbilang normal. Apa sajakah keempat hal tersebut? Simak uraian yang dilansir dari top10homeremedies.com berikut ini;

1. Mual dan Muntah-Muntah Banyak wanita yang mengalami mual saat menstruasi

kurang mineral

Beberapa di antaranya bahkan sampai muntah-muntah. Mual sebenarnya bukan masalah serius. Hanya saja bisa membuat tubuh Kamu kelelahan dan lemah. Mual dan muntah ini terjadi karena produksi prostaglandin (senyawa yang terdapat dalam kelenjar kelamin) saat siklus menstruasi berlangsung. Hal ini kemudian membuat dinding rahim berkontraksi dan menyebabkan mual dan kram perut. Untuk mengatasi hal ini, Kamu bisa ambil irisan buah lemon dan mencium aromanya. Meminum jahe hangat juga bisa membantu meredakan mual Kamu.

2. Sering Buang Air Besar Di awal-awal siklus menstruasi, beberapa wanita jadi sering buang air besar

buang air-sakit perut

Hal ini tergolong normal. Penyebabnya adalah perubahan hormon. Saat mulai menstruasi, maka tubuh akan mengeluarkan senyawa bernama prostaglandin. Semakin tinggi produksi prostaglandin, maka kontraksi akan semakin kuat dan menyebabkan gejala yang mirip diare. Untuk mengatasi, Kamu bisa mengkonsumi yogurt dan pisang. Atau bisa juga mengonsumsi kentang rebus dengan nasi hangat.

3. Sakit Kepala Saat siklus menstruasi berlangsung

sakit-kepala

Perubahan hormon sangat erat kaitannya dengan sakit kepala yang kita rasakan. Estrogen dan progesteron bisa memicu senyawa-senyawa penyebab sakit kepala di otak, sehingga dapat membuat kita pusing. Banyak wanita penderita migrain yang merasa sakit kepala sebelum atau saat sedang menstruasi. Nah, solusi untuk gejala ini adalah dengan mengkompres kening dengan air dingin. Atau bisa juga dengan menggunakan daun mint segar yang sudah ditumbuk lalu ditempelkan di kening Kamu.

4. Gumpalan di Darah Menstruasi Dalam darah menstruasi, biasanya terlihat ada gumpalan di dalamnya.

Nyeri-Haid

Gumpalan darah ini biasanya normal dan tak berbahaya. Gumpalan darah ini bisa berwarna merah, merah kehitaman, cokelat, atau bahkan hitam. Gumpalan tersebut terbentuk sebagai bagian dari proses peluruhan di dinding rahim. Kamu bisa kompres perut Kamu dengan air hangat untuk memperlancar aliran darah. Tapi kalau gumpalan darahnya besar dan sangat kental, segera berkonsultasilah dengan dokter.

Sobat efektips, tidak perlu panik apabila kamu mengalami gejala-gejala aneh saat menstruasi. Ketika sedang menstruasi, kamu memang akan mengalami sejumlah hal yang berbeda dan lain dari biasanya. Semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>