Semakin berkembangnya era digital seperti sekarang ini, dan didukung dengan adanya media sosial dengan jutaan pengguna di belahan dunia termasuk indonesia. Kita juga perlu ketahui bahwa pengguna Twitter tidak hanya menggunakan layanan microblogging untuk menjalin komunikasi, tapi juga menjalankan bisnis skala kecil atau Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Managing Director Online Sales Twitter Asia Pacific, Aliza Knox, mengatakan bahwa ada peluang besar menumbuhkan bisnis jika pelaku UKM bisa memanfaatkan kesempatan yang ada di Twitter, termasuk di Indonesia. Sayangnya, kata Knox, masih banyak UKM yang mempromosikan produk dan layanannya secara offline.

Padahal jika bisa memanfaatkan penggunaan melalui media online, pelaku UKM tentu lebih bisa mengembangkan usahanya. Diantaranya seperti mendapatkan follower yang relevan, mendorong jumlah pengunjung berkualitas ke situs web mereka, mempromosikan aplikasi atau mencari prospek bisnis baru.

Nah untuk yang masih bingung dalam mengembangkan bisnisnya di ranah online, kamu bisa ikuti tips efektif nya. Berikut 6 tips yang bisa menjadi acuan bagi pelaku UKM.

1. Percaya diri
Jangan takut menunjukkan jati diri bisnis kamu, termasuk siapa yang berada di balik bisnis tersebut. Namun yang tak kalah penting adalah menentukan pola bisnis kamu.

Setiap orang memiliki gaya bisnis yang berbeda sesuai kebutuhan mereka. Jadi tugas kamu adalah menemukan pola yang sesuai dengan bisnis dan pelanggan.

2. Pantau dan berinteraksi
Cari tahu percakapan yang menarik dan sedang diperbincangkan tentang perusahaan kamu, produk dan kompetitor melalui Twitter.

Aktivitas pemantauan juga harus dibarengi dengan interaksi. Gunakan Twitter untuk memberikan informasi tentang usaha kamu yang tidak bisa dicari pelanggan dimanapun atau di tempat lain. Tanya follower dan pahami komentar membangun dari mereka.

3. Berikan respon
Balas saat mereka berkicau mengenai bisnis kamu di Twitter. Favorite, Retweet pesan positif dan menarik, serta berterimakasih kepada orang-orang yang memberikan dukungan.

Jangan abaikan tweet kritis, tapi tanggapi isu tersebut secepat mungkin dan cari tanggapan positif yang bisa digunakan. Kalau diperlukan, kamu bisa melakukan diskusi secara offline.

4. Ikuti tren
Manfaatkan karakteristik Twitter dengan tepat. Karakteristik dasar Twitter adalah konten yang menarik.

Usahakan untuk sering men-tweet topik yang relevan. Coba berinteraksi sesuai tren dan hashtag yang cocok dengan bisnis atau perusahaan kamu.

5. Posting tweet yang menarik
Kamu harus mencari tahu yang disukai oleh follower atau pelanggan dan menyesuaikannya dengan tweet Kamu. Tidak semua tweet harus mengenai produk atau perusahaan kamu.

Kamu juga harus memanfaatkan ketertarikan orang terhadap konten yang lebih menarik, seperti foto, pertanyaan atau video.

6. Promosi secara aktif
Setelah bisnis Kamu dikenal luas di Twitter, promosikan produk yang mampu membantu mendorong pertumbuhan jumlah follower dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan layanan iklan di Twitter.

Semoga bermanfaat, selamat mencoba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>